Mengenal Hubungan Blockchain dan Perusahaan Telekomunikasi

Mengenal Hubungan Blockchain dan Perusahaan Telekomunikasi

Mengenal Hubungan Blockchain dan Perusahaan Telekomunikasi – Apa yang dimaksud dengan blockchain? Secara umum, blockchain adalah sebuah teknologi yang dikembangkan dengan tujuan untuk menyimpan data menggunakan sistem digital. Prinsip utama dari teknologi blockchain adalah desentralisasi dimana seluruh data akan disimpan pada sebuah entitas yang sama. Hal ini tentu akan mempermudah sistem akses data karena hanya ada sebuah entitas data yang digunakan. Selain itu, blockchain juga dikenal dengan menggunakan prinsip transparency dan immutability.

Icete – Ada banyak kegunaan blockchain sehingga diterapkan di dalam berbagai bidang. Manfaat dari penggunaan blockchain adalah sistem lebih transparan, audit data lebih baik, dan proteksi data lebih baik. Hal inilah yang membuat banyak perusahaan telekomunikasi yang memutuskan untuk menggunakan blockchain. Mengapa? Semakin meningkatnya penggunaan jaringan telekomunikasi membuat banyaknya pengguna jaringan tersebut. Sehingga, perusahaan telekomunikasi perlu menggunakan blockchain untuk bisa mengelola sebuah arus data yang sangat besar. Lantas, perusahaan mana saja yang memutuskan untuk menggunakan blockchain dalam sistem layanan yang mereka kembangkan?

Salah satu perusahaan telekomunikasi yang memutuskan untuk menggunakan blockchain adalah HTC. Perusahaan asal Taiwan ini telah dikenal sebagai salah perusahaan elektronik yang juga bergerak di bidang telekomunikasi. Semakin banyaknya pengguna cryptocurrency membuat perusahaan ini memutuskan untuk merilis sebuah perangkat smartphone dengan basis blockchain. Perangkat smartphone tersebut diberi nama Exodus. Perangkat smartphone ini memiliki sebuah fitur dompet universal yang secara default telah dipasang. Apa keuntungan dari dompet universal ini? Salah satu keuntungan dari dompet universal pada Exodus adalah kemampuan untuk menggunakan berbagai macam cryptocurrency dengan jenis yang berbeda. Selain itu, aplikasi ini juga bisa menjalankan Dapps. Perusahaan telekomunikasi lain yang mulai menerapkan sistem blockchain adalah Cisco. Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu perusahaan penyedia IT terbesar di dunia termasuk perangkat telekomunikasi. Oleh karena itu, untuk mendukung performa, perusahaan ini mengembangkan sistem blockchain untuk membentuk sebuah komunikasi yang privat atau rahasia dalam sebuah grup.

NYNJA Group

Perusahaan lain yang menggunakan sistem blockchain adalah NYNJA Group. Ltd. Perusahaan ini telah dikenal sebagai salah satu perusahaan penyedia telekomunikasi terutama di bidang seluler. Semakin banyaknya pengguna cryptocurrency membuat perusahaan ini mengembangkan sebuah aplikasi komunikasi dengan jaringan internasional. Nantinya, aplikasi tersebut akan dilengkapi sebuah wallet atau dompet digital yang telah secara default dipasang dengan kemampuan melakukan transaksi cryptocurrency. Perusahaan Telefonica yang merupakan perusahaan telekomunikasi dari Spanyol juga pada akhirnya memutuskan untuk menggunakan sistem blockchain. Proses pengembangan sistem blockchain dilakukan dengan menggandeng Rivetz yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang cybersecurity. Diharapkan dengan adanya kemitraan ini, sistem blockchain yang dikembangkan dapat menawarkan teknologi keamanan yang baik. Selain itu, proses desentralisasi yang menjadi bagian penting dari sistem blockchain juga bisa dapat dilakukan dengan baik.

Baca juga : Manfaat Penggunaan Teknologi Untuk Memajukan Bisnis yang Dimiliki

Lantas, apa akibatnya jika sebuah perusahaan tidak mengembangkan sistem blockchain? Hal pertama yang mungkin terjadi adalah adanya kemacetan pada aliran data besar yang masuk. Hal ini dikarenakan pengguna jaringan telekomunikasi juga semakin besar. Sehingga arus data besar tersebut membutuhkan sebuah sistem yang menampungnya yaitu sistem blockchain. Selain itu, saat ini sistem blockchain telah menjadi sebuah tren khusus di bidang telekomunikasi. Pengguna tentunya ingin menggunakan sistem yang aman dan nyaman untuk digunakan. Oleh karena itu, perusahaan harus mengikuti tren tersebut jika tidak ingin kehilangan penggunanya. Hal inilah yang memicu banyak perusahaan telekomunikasi untuk menggunakan sistem blockchain.