Faktor yang Memberikan Pengaruh Pada Bisnis Telekomunikasi

Faktor yang Memberikan Pengaruh Pada Bisnis Telekomunikasi

Faktor yang Memberikan Pengaruh Pada Bisnis Telekomunikasi – Pandemi Covid tidak hanya memberikan dampak bagi kesehatan masyarakat tetapi juga pada akselerasi digital. Kini, banyak kegiatan yang harus masyarakat lakukan secara online. Akibatnya, layanan internet menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh masyarakat. Kondisi ini membuat operator seluler berupaya memberikan layanan digital yang lebih memuaskan kepada masyarakat. Pada bisnis telekomunikasi yang berkaitan dengan para operator seluler, ada beberapa faktor yang memberikan pengaru besar pada bisnis telekomunikasi.

Icete – Faktor tersebut berupa faktor gerak pelaku industri atau competition, perubahan lingkungan makro atau changes dan pergeseran perilaku konsumen atau costumer. Ketiga faktor tersebut juga terdiri dari beberapa elemen yang mempengaruhinya. Untuk mengetahuinya lebih jelas, simak penjelasannya di bawah ini. Changes atau perubahan lingkungan makro terdiri dari perubahan ekonomi, kebijakan pemerintah, regulasi, teknologi, perubahan politik dan perubahan sosial budaya. Elemen yang termasuk ke dalam perubahan lingkungan makro antara lain:

a. Jaringan 5G
Jaringan 5G merupakan jaringan terbaru yang ada di tanah air. Jaringan ini disebut-sebut sebagai jaringan masa depan di era digitalisasi. Jaringan 5G juga menjadi inovasi bagi pengembang di sektor bisnis telekomunikasi. Indonesia sendiri masih melakukan perundingan guna menentukan provider mana yang berkesempatan untuk mengembangkan jaringan 5G. Melalui Kominfo, provider dapat turut mengikuti lelang guna mendapatkan kesempatan mengembangkan jaringan yang bekerja pada frekuensi 2,3 Ghz ini.

Cyber security

b. Cyber security
Pengembang teknologi digitalisasi mendatangkan ancaman baru berupa cyber security. Masalah tersebut mengancam transaksi dan data pribadi yang dimiliki oleh konsumen provider telekomunikasi. Provider tentunya harus mengembangkan sistem keamanan yang canggih agar dapat manjaga data pribadi milik konsumennya.

c. Akselerasi digital ekonomi
Akselerasi digital ekonomi merupakan penggerak pasar digital payment yang ada di Indonesia. Hal ini membuat layanan pembayaran digital dapat dilakukan dengan mudah oleh masyarakat. Layanan pembayaran digital sangat diperlukan di masa pandemi saat ini guna memudahkan transaksi.

Perubahan perilaku konsumen menjadi faktor lainnya yang memberikan pengaruh pada bisnis telekomunikasi di tanah air. Yang termasuk dalam faktor ini adalah perubahan kebutuhan, prioritas, harga dan gaya hidup masyarakat. Banyaknya layanan dan produk yang beredar di internet, masyarakat terdorong untuk melakukan transaksi digital payment. Jika diperhatikan dengan baik, model bisnis inilah yang banyak diterapkan oleh pengguna internet. Elemen yang termasuk ke dalam faktor perubahan perilaku konsumen yang lain adalah digital maturity. Pendemi Covid membuat masyarakat harus berurusan dengan dunia digital. Mereka dituntut untuk berperilaku dewasa ketika menyikapi perkembangan dunia digital saat ini. Tidak hanya memilih media digital, masyarakat juga harys bijak dalam menggunakan layanan streaming untuk mendapatkan hiburan selama pandemi.

Baca juga : Bisnis Telekomunikasi yang Meningkat di Tengah Pandemi

Faktor terakhir yang mempengaruhi bisnis komunikasi adalah perubahan kompetisi atau competition. Perkembangan digital yang semakin meningkat membuat lahirnya pemain baru yang menawarkan layanan digital kepada masyarakat. Perusahaan komunikasi harus memberikan layanan digital yang seimbang dengan kebutuhan para konsumennya. Aktifitas di rumah merupakan jenis kegiatan yang diwajibkan kepada masyarakat selama pandemi. Hal ini menjadi alasan mengapa jumlah pengguna internet semakin bertambah. Untuk mendapakan hiburan dan informasi di rumah, masyarakat memerlukan koneksi internet yang stabil. Layanan broadband menjadi jenis layanan pilihan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Banyak layanan broadband yang dapat dipilih oleh masyarakat, diantaranya Indihome, Biznet dan FirstMedia. Masyarakat dapat memilih layanan broadband yang ada berdasarkan dengan kebutuhan.